Sabtu, 29 Agustus 2026

3 ISU YANG SEDANG VIRAL DI MASAYRAKT

 Isu/topik

Isu 1:ad orang tua yg tidak terima anak nya di pukul dan di suruh push up oleh guru bahasa Inggris akibat tak kerja PR selam 2 minggu.isu 2:dampak amil di luar nika bagi pelajar.isu 3:gerbang sekolah di kunci karena siswa telat, orang tua minta kepsek ditindak

PENOLKAN KEKERASAN FISIK:kami tidak terima anak”kami dipukul dan dipaksa melakukan hukuman berat dan dipaksa melakukan hukuman berat seperti push ip oleh guru bahasa Inggris hanya karena terlambat mengumpulkan tugas.tindakan ini melanggar batas kewajaran mendidik 

KORELASI METODE KEDISIPLINAN:Alasan menegakkan aturan atau mendisiplinkan siswa karena keterlibatan tugas tidak boleh diwujudkan lewat penggantiaan fisik atau integritas mental yang menyakitkan tubuh anak.

DAMPAK PADA MASA DEPAN DAN LINGKUNGAN:Lingkungan sekolah seharusnya menjadi tempat yang aman untuk bertumbuh bukan tempat yang memicu trauma psikologis yang dapat merusak masa depan anak.

3 ISU YANG SEDANG VIRAL

Topik/Isu :

 Ada 3 isu pendidikan yang sedang viral. Pertama ada Gerbang sekolah dikunci karena siswa telat, orang tua minta kepsek ditindak. Isu kedua yaitu, Orang tua dari 10 murid di SDN Medan melapor ke disdik, akui tak Terima anak mereka dipukul dan di suruh push up oleh guru bahasa Inggris karena tak kerjaan PR selama 2 minggu. Ketiga ada isu, Dampak hamil di luar nikah bagi  pelajar. Ketiga isu tersebut menyatakan bahwa ada masalah dari keluarga, pendidikan dan kedisiplinan seorang pelajar. 

Pandangan Pro : 

Sekolah seharusnya menekankan aturan disiplin seperti mengunci gerbang bagi siswa yang terlambat. Tujuannya agar siswa belajar menghargai waktu dan bertanggung jawab. Hukuman seperti push up juga bisa dianggap bentuk pembinaan fisik agar siswa tidak mengulangi kesalahan lagi. Selain itu, kasus hamil di luar nikah harus ditegaskan dengan serius oleh pihak sekolah karena ini menyangkut masa depan anak dan nama baik sekolah. Dengan aturan yang tegas siswa dapat menjadi lebih disiplin, dan tidak jatuh ke pergaulan bebas. 

Pandangan Kontra :

 Namun di sisi lain, mengunci gerbang bisa membuat siswa kehilangan jam pelajaran dan kemungkinan akan membuat siswa menjadi putus sekolah. Hukuman fisik seperti memukul jelas melanggar hak anak dan bisa menyebabkan trauma. Orang tua juga berhak melindungi anaknya dan menuntut keadilan jika anaknya diperlakukan tidak wajar. Untuk kasus hamil di luar nikah, menyalahkan siswa saja belum cukup, karena ini juga menunjukkan kurangnya pengawasan dari sekolah dan orang tua. Jika sekolah hanya fokus menghukum tanpa memberi solusi, maka masalah tidak akan selesai. 

Kesimpulan :

Dan ketiga isu tersebut disimpulkan bahwa pendidikan butuh keseimbangan. Sekolah boleh membuat aturan, tetapi dengan cara mendidik dan tidak melanggar hukum. Orang tua juga harus bekerja sama dengan sekolah, bukan hanya menuntut saat ada masalah. Selain itu, siswa juga perlu di ajari pengetahuan agama dan kedisiplinan agar bisa mengambil keputusan yang benar. 



TIGA ISU YANG SEDANG VIRAL DI LINGKUNGAN PENDIDIKAN

 Kedisiplinan siswa penting untuk menciptakan sekolah yang tertib. Siswa yang terlambat perlu diberi sanksi yang mendidik. Guru juga harus menegur siswa dengan cara yang baik dan tidak berlebihan.

Masalah antara guru, siswa, dan orang tua sebaiknya diselesaikan melalui komunikasi. Semua pihak harus saling menghargai dan tidak terburu-buru mengambil kesimpulan.

Kehamilan pada usia remaja juga menjadi perhatian karena dapat mengganggu pendidikan dan masa depan. Oleh karena itu, remaja membutuhkan bimbingan dari orang tua dan guru agar dapat mengambil keputusan yang bertanggung jawab.

PRO DAN KONTRA DALAM MENYIKAPI MASALAH SISWA

 Isu pertama adalah orang tua dari 10 murid SD di Medan yang melapor karena tidak terima anak mereka mendapat hukuman fisik dari guru Bahasa Inggris. Hukuman tersebut diberikan karena siswa tidak mengerjakan PR selama dua minggu dan mereka disuruh melakukan push-up. Pihak pro berpendapat bahwa guru perlu memberikan konsekuensi agar siswa lebih disiplin dan bertanggung jawab terhadap tugasnya. Menurut mereka, jika tidak ada hukuman atau teguran, siswa bisa saja menganggap aturan sekolah tidak penting. Sementara itu, pihak kontra berpendapat bahwa hukuman fisik bukan cara yang tepat untuk mendidik siswa. Menurut saya, guru sebaiknya memberikan teguran, nasihat, atau mencari tahu alasan siswa tidak mengerjakan PR. Dengan begitu, siswa tetap mendapatkan pelajaran tentang tanggung jawab tanpa harus merasa takut atau tertekan.


Isu kedua adalah gerbang sekolah yang dikunci karena beberapa siswa datang terlambat. Pihak pro berpendapat bahwa tindakan tersebut dapat membuat siswa lebih disiplin dan belajar menghargai waktu. Mereka juga menganggap aturan yang tegas diperlukan agar siswa tidak terbiasa datang terlambat ke sekolah. Namun, pihak kontra berpendapat bahwa mengunci gerbang bukan solusi yang baik karena siswa yang terlambat tetap membutuhkan kesempatan untuk mengikuti pelajaran. Menurut saya, sekolah memang berhak membuat aturan tentang kedisiplinan, tetapi sanksinya sebaiknya tetap mendidik. Misalnya, siswa yang terlambat bisa diberikan teguran atau tugas tambahan sebagai konsekuensi. Dengan cara tersebut, siswa tetap belajar bertanggung jawab tanpa kehilangan waktu belajar. Jadi, aturan boleh tegas, tetapi harus tetap mempertimbangkan kepentingan siswa.


Isu ketiga adalah dampak kehamilan di luar pernikahan bagi pelajar, terutama terhadap pendidikan dan masa depan mereka. Pihak pro berpendapat bahwa edukasi tentang pergaulan dan dampaknya penting diberikan kepada siswa agar mereka memahami risiko dari keputusan yang diambil. Menurut mereka, pengetahuan yang benar dapat membantu siswa lebih berhati-hati dalam bergaul dan mengambil keputusan. Sementara itu, pihak kontra berpendapat bahwa pembahasan mengenai hal tersebut harus dilakukan dengan hati-hati dan menggunakan bahasa yang sesuai dengan usia siswa. Menurut saya, edukasi tetap diperlukan karena siswa perlu memahami tanggung jawab dan dampak dari suatu keputusan. Namun, penyampaiannya tidak boleh dengan cara menakut-nakuti atau menghakimi siswa. Dari ketiga isu tersebut, saya berpendapat bahwa aturan dan kedisiplinan memang penting, tetapi cara menerapkannya harus tetap bijaksana. Guru, orang tua, dan sekolah sebaiknya bekerja sama serta berkomunikasi dengan siswa agar setiap masalah dapat diselesaikan dengan baik.

Selasa, 25 Agustus 2026

Apa ka sekolah membuat pintarr

Isu:tentang apakah sekolah membuat kita pintar karena menurut presiden sekolah membuat kita pintar.

Pro:menurut saya sekolah membuat pintar tapi sekolah tidak membuat orang pintar secara langsung tetapi sekolah membutuhkan waktu untuk melatih pola berpikir orang”.

  sekolah tempat latihan sosial pemecahan masalah seperti di sekolah kita bisa punya banyak teman, menambah pertemanan.

sekolah juga bisa menambah ilmu seperti ikut eskul atau lomba yang di ada kan di sekolah dan menambah kan pengetahuan seperti ilmu adab dan peluasan pemikiran.

Sekolah punya aturan kurikulum guru jadwal ujian.

Kontra:tetapi sekolah percuma bagi orang yg Nd mau belajar atau mempunyai otak yang tidak cukup menangkap pelajaran atau bisa jadi orang itu tidak betah di sekolah yg membuat pikiran nya ke mana”.

Argumen:di sekolah kita bukan cuma hafalan Ad matematika buat logikanya

Kesimpulan:jadi kesimpulan nya sekolah membuat orang pintar tapi membuat kan proses yang panjang karena tidak semua orang sama karena orang mempunyai kelebihan dan kekurangan dalam menangkap sesuatu jadi sekolah itu membuat kita pintar tetapi orang yang pintar itu tergantung dari dia yang mau berusaha belajar tapi kalau dia tidak mau berusaha ya Percuma mau sekolah tinggi” tapi malas belajar.

SEKOLAH ITU TUDAK MEMBUAT PINTAR


TOPIK/ISU:

Sekolah Itu Tidak Membuat Pinta


Pandangan Pro:

Sekolah bikin kita pintar, jika otak kita sering di pakai berfikir, dan tidak di pakai bermalas malasan, kita bisa pintar kalau benar benar mau belajar, fahami materi jangan mengunakan metode menghafal, jika kita fahami kita bisa menjawap kapan saja materi yang kita fahami, otak yang selalu di pakai berfikir begitu mudah dalam mengakses atau memahami pembelajaran jadi rajin lah mengunakan otak mu untuk berfikir, latih otak mu untuk berfikir jika memang benar benar ingin pintar


Pandangan Kontra:

yang membuat kita tidak pintar karena ada yang belajar dengan cara menghafal, dan tidak faham dengan materi yang di pelajari/diberikan kalau sekedar menghafal semua nya akan hilang begitu saja jadi jika diberi pertanyaan kita bingung karena materi yang di hafalkan kita lupa.itu kenapa kita tidak bisa pintar karena kita tidak bisa berpikir atau malas berfikir 


Kesimpulan 

Sekolah itu tempat kita belajar jika benar benar ingin pintar kita harus benar benar belajar berfikir dan pintar atau tidak itu tergantung dari diri kita mau pakai metode menghafal doang atau mau fahami tergantung dari diri kita jika ingin pintar harus benar benar memahami materi yang di pelajari 


SEKOLAH TIDAK MEMBUAT PINTAR

 TOPIK/ISU:

apakah Sekolah tidak membuat pintar?

PRO: 

sekolah bisa membuat kita menjadi pintar karena banyak hal yang dipahami, dan menghilangkan streas, lalu akan membuat kita menjadi pintar ketika benar-benar belajar.

KONTRA:

tanpa sekolah kita bisa belajar atau bertanya dengan teman dan dapat informasi yang bisa dipelajari atau dipahami,yang bisa akan diketahui dengan teman yang memberikan

KESIMPULAN:

sekolah bisa membuat kita pintar atau tidak tergantung dari kita jika masih ingin belajar pasti akan bisa membuat kita pintar kalau sudah tidak ingin belajara bisa jadi kita tidak pintar maka kalau ingin belajar dengan baik harus bersekolah dengan baik




APA KA SEKOLAH BIKIN KITA PINTAR

 Isu/Topik: 

Sekolah itu tidak membuat kita pintar!

Pro:
Sekolah bisa membuat kita tahu banyak hal seperti tahu adap,sopan,santun dan pola pikir yang baik.dan memang tidak semua sekolah bikin kita pintar tapii ada juga untuk mengasa pikiran 

Kontra:
Tapi menurut saya ada juga sekolah yang mengutamakan hafalan atau catatan untuk ulangan jangka pendek 

Kesimpulan: 
Memang tidak semua sekolah membuat kita pintar,tapi sekolah juga bisa untuk mengasa pikiran atau otak dan dapat bersosialisasi dengan teman

Sekolah Tidak Bikin Kita Pintar

Isu: Sekolah Tidak Bikin Kita Pintar

Pro: Sekolah memang tidak membuat kita pintar karena sekolah hanya membuat kita capek.

Kontra: Sekolah membuat kita pintar karena sekolah mengajarkan kita semua hal hal yang baik.


Kesimpulan: Menurut saya, sekolah tidak hanya membuat kita pintar tetapi kita juga mendapatkan ilmu yang baik dan pengalaman yang menarik. 

Sekolah hanya mengajarkan kita membaca, menulis, berhitung, dan berbicara dengan baik sebenarnya kita bisa saja di ajarkan oleh orang tau di rumah, tatapi orang tua lebih memilih untuk kita di ajarkan di sekolah agar kita menjadi lebih baik.

Ada beberapa berita yang menyebar di media sosial bahwa sekolah tidak membuat kita pintar, tetapi sekolah hanya mengajarkan kita untuk menjadi lebih baik dan mencapai cita cita, bisa juga tergantung dari siswa yang benar benar belajar dan yang bermalas malasan

APAKAH SEKOLAH MEMBUAT ORANG ITU TIDAK PINTAR?

ISU:
Presiden mengatakan bahwa kecerdasan seseorang tidak ditentukan oleh sekolah. 

ARGUMEN:
Pro:
Karakter dihitung juga. 
Disiplin, jujur, pantang menyerah. Itu juga cerdas, dan itu dibentuk di rumah bukan cuman di kelas atau sekolah. 

Kontra:
Sekolah itu juga bukan segalanya tapi tetap pondasi. Tanpa kita sekolah juga, banyak loh ilmu dasar yang terlewat. 

KESIMPULAN:

Sekolah memang sangat penting tapi bukanlah segalanya,tapi tetaplah sekolah itu jalan pondasi kita untuk mencari ilmu. Jika kita tidak sekolah banyak ilmu ilmu yang terlewat yang membuat kita rugi.

SEKOLAH BIKIN TIDAK PINTAR?

 ISU: Sekolah Bikin Tidak Pintar? 

Pro: Sekolah memang tidak membuat pintar, buktinya banyak siswa yang bersekolah tinggi tinggi, malah tidak pintar, atau tidak ada hasilnya. 

Kontra: Anggapan sekolah tidak membuat pintar mungkin terlalu berlebihan, masih banyak siswa yang berprestasi dari berbagai bidang. Guru guru juga sudah berusaha membuat murid yang mereka ajar untuk menjadi pintar, tapi siswa sendiri itulah yang tidak ingin menjadi pintar. 

Kesimpulan: Jadi menurut saya sekolah itu tidak selalu bisa membuat pintar, bukan berarti tidak membuat pintar. Tetapi dari berita yang beredar ada benarnya juga, ada sebagian siswa yang sekolah dan merasa dirinya tidak pintar, dan ada juga yang bersekolah merasa dirinya pintar. 

Justru, siswa yang sering di anggap tidak pintar itu, hanya tidak mengerti dengan pelajaran atau dengan cara guru menjelaskan pelajaran. Tapi tidak semua siswa yang ingin belajar. Banyak siswa yang memang tidak ingin belajar atau bersekolah, hingga kurang ajar ke guru dan bermalas malasan ke sekolah, terus izin, atau beralasan sakit untuk tidak ke sekolah. Hingga saat kembali ke sekolah, dia sama sekali tidak mengerti dengan materi yang di jelaskan, hingga di anggap tidak pintar. 

Tapi siswa yang tidak di anggap pintar itu hanya terjebak dalam lingkaran kesulitan belajar, dan ada juga yang memang malas untuk belajar atau ke sekolah hingga di anggap tidak pintar. Mereka mungkin bersekolah cuman karena terpaksa, dan ada juga yang hanya ke sekolah untuk bertemu dengan teman temannya bukan untuk belajar. 

Kata "Sekolah Tidak Membuat Pintar" Itu mungkin sedikit berlebihan. Ada banyak guru yang telah berusaha membuat siswanya menjadi pintar, tetapi siswa sendiri itulah yang tidak ingin menjadi pintar.

Jadi, anggapan sekolah tidak membuat pintar itu tidak selalu benar. Mungkin dari berita itu, yang di lihat hanya siswa yang di anggap tidak pintar, padahal masih banyak siswa yang berprestasi. 


Apakah sekolah membuat orang pintar

Isu/Topik: Apa kah Sekolah membuat orang bisa pintar.


sudut pandang pro: Di sekolah kita bisa belajar banyak hal,Dan mengurangi stres,bisa juga mengeluarkan pendapat,dan bisa bertemu teman teman.


Sudut pandang kontra: Tanpa sekolah kita juga,bisa belajar dengan cara, bertanya di ai,dan mencari informasi lewat sosmed.


Kesimpulan: Sekolah bisa membuat pintar atau tidak, Tergantung dari pribadi kita masing masing,mau belajar atau tidak,dan fokus sekolah,Tanpa sekolah pun kita bisa pintar jika kita serius demi pendidikan,dan masa depan.

Sekolah Tidak Membuat Siswa Pintar

Topik/Isu :

Sekolah itu tidak membuat siswa pintar! 

Pandangan Pro :

Sekolah bikin pintar karena mereka mengajarkan dasarnya dengan cara membaca, menulis, berhitung dan berfikir. 

Pandangan Kontra :

Sekolah bikin tidak pintar karena isinya hanya menghapal untuk ujian semester sekolah. Setelah ujian sudah lupa. Jadi anak hanya menghapal, tidak dengan memahami pelajaran. 

Kesimpulan :

Sekolah hanya tempat sementara, jadi pintar atau tidaknya itu tergantung pribadi kita jika ingin pintar belajarlah dengan bersungguh-sungguh. Tetapi kalau kamu hanya menghapal untuk ujian kamu itu termasuk anak yang tidak pintar dan malas. 


ARGUMEN SEKOLAH TIDAK BUAT PINTAR

 BELAJAR TIDAK MEMBUAT KITA PINTAR


Isu ini telah menjadi topik hangat karna telah di pertanyakan oleh kepala negara. Banyak yang menilai bahwa pintar itu bisa di dapat di luar sekolah namun ada juga yang menilai bahwa sekolah itu tempat mengajar dasar berpikir


Analisis menyatakan bahwa tekanan sekolah seperti tugas yang banyak, ujian, tuntutan nilai, atau masalah sosial bisa membuat sebagian siswa mengalami stres.Banyak pula yang menyatakan bahwa seseorang bisa belajar dari keluarga, lingkungan, pengalaman, buku, internet, dan kehidupan sehari-hari. Jadi, kepintaran tidak hanya diperoleh melalui sekolah.


Namun ada pula pendapat lain yang menyatakan bahwa di sekolah kita mempelajari membaca, menulis, berhitung, sains, bahasa, dan berbagai ilmu dasar yang membantu memahami dunia.


Sekolah tidak buat kita pintar itu tidak selamanya benar. Justru sekolah membantu kita belajar berpikir kritis, belajar kerja sama dan mengerti dasar ilmu. Sama seperti anak kecil jika tidak di ajari berbicara apakah ia bisa bicara dengan sendirinya? Jadi sekolah tempat kita belajar ilmu dasar, belajar berpikir, belajar menghapal, belajar mengenal lingkungan,belajar menghitung dan menulis belajar diskusi dan belajar ilmu dasar lainnya. 


Jadi tidak selamanya sekolah tidak membuat pintar tapi tempat belajar ilmu dasar. Sekolah juga tempat membantu kita mengembangkan kemampuan dan bakat. 

BENER GAK KALAU SEKOLAH GAK BUAT KITA PINTAR

ISU
Tentang benar gak kalau sekolah gak buat kita pintar, banyak yang berpikir kalau percuma sekolah kalau tidak pintar, dan ada juga yang berpikir kalau sekolah itu buat kita pintar.

PENDAPAT SAYA
Siswa bisa pintar kalau punya kemauan buat belajar,dan ingin menggapai mimpi 
Sekolah itu buat kita dari TK, sampai perguruan tinggi, percuma sekolah kalau rata rata jawaban dari AI , sikap di sekolah kurang bagus , sekolah bisa buat kita pintar kalau berkerja keras dalam mengejar pelajaran.

KONTRA 
Banyak orang dewasa , atau orang tua berpikir buat apa sekolah kan anak kalau ujung ujungnya tidak dapat nilai bagus , juara . 

PRO 
Dan ada juga yang berpikir untuk sekolah kan anak, siswa bisa pintar kalau berusaha dan tidak semua nilai , rengking itu buat kita pintar.

KESIMPULAN 
Kesimpulannya itu pasti siswa pintar dapat nilai bagus , Sikapnya bagus , pastinya banyak yang berpikir sekolah itu penting untuk menggapai mimpi, atau cita cita banyak di luar sana anak anak yang ingin sekolah cuma orang tuanya tidak mampu untuk membiayai sekolah anaknya.

Anak anak yang tidak bisa sekolah malah ingin sekolah , tapi sebaliknya anak yang sudah sekolah malahan tidak mau sekolah .


APAKAH SEKOLAH MEMBUAT ORANG TIDAK PINTAR?

 Menurut saya:

PRO: Sekolah itu bisa membuat kita pintar kalau kita giat belajar dan bisa paham sama pelajaran" yang kita pelajari,kita juga bisa pintar kalau kita rajin belajar dan membaca.

KONTRA: Kalau sekolah itu membuat orang tidak pintar mereka yang tidak mau berusaha untuk belajar dan membaca,tidak mau berusaha mencari ilmu untuk ke sekolah.

Minggu, 23 Agustus 2026

YANG KU LAKUKAN DI HARI MINGGU

 Assalamu'alaikum Wr. Wb

Hari ini saya tidak banyak melakukan aktivitas. Saya bangun agak siang, setelah bangun saya makan lalu mencuci dan sekolah. Setelah itu yang saya lakukan hanya sholat dan main HP lalu tidur. Magrib tiba saya pungut pakaian di jemuran dan sholat lalu di susul sholat isya, setelah sholat isya saya pergi dengan saya habis itu pulang terus cuci piring. 

Jadi itu saja yang saya lakukan di hari minggu ini. 

Assalamu'alaikum Wr. Wb

KESEHARIAN KU DI HARI MINGGU

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Di sini aku mau menceritakan sedikit tentang keseharianku di hari Minggu. 

Pagi hari, aku bangun lalu melaksanakan salat. Setelah itu, aku membersihkan kamar, membantu membersihkan rumah, dan mencuci pakaian sekolah. 

Siang harinya, aku beristirahat sambil bermain HP dan tidur siang.

Sore hari, aku memasak lalu pergi bermain sebentar. 
Walau hanya sebentar, tapi rasanya tetap menyenangkan. 

Setelah malam, aku kembali mengerjakan tugas sekolah agar tidak menumpuk dan tidak kebingungan saat tugasnya di kumpulkan. 

Itulah sedikit cerita tentang keseharianku di hari Minggu. Terima kasih sudah membaca ceritaku.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Saptu Minggu bercerita

 Hari ini saya ke gereja untuk beribadah saya Dateng ke gereja jam 08:08 saya terlambat karena menunggu keluarga siap siap ke gereja sampai di gereja saya melangsungkan ibadah sepulang gereja saya mengganti pakaian lalu tidur sampai jam 2 jam 3 saya cuci piring kotor selesai cuci piring saya ke konter HP untuk membeli cas hp cas hp saya hilang waktu pelantikan pramuka hari saptu pagi tanggal 15 bulan 8 saya baru sempet membelinya tadi itu dia cerita saptu Minggu bercerita saya terimakasih 

SABTU MINGGU BERCERITA

 Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh  Di pagi hari saya bangun pukul 05:25 lalu saya cuci muka dan sholat setelah itu saya lanjut mem...