Apakah sistem peringkat (ranking) di sekolah perlu dipertahankan atau dihapus karena memiliki dampak positif dan negatif bagi siswa.
Pandangan Pro
1. Sistem peringkat digunakan untuk mengetahui peringkat tertinggi dan terendah prestasi murid berdasarkan data kuantitatif di rapor.
2. Semakin tinggi peringkat yang diperoleh, semakin tinggi pula tingkat pencapaian tujuan belajarnya.
3. Peringkat diberikan untuk mengukur kemampuan seseorang.
4. Peringkat dapat digunakan untuk mengklasifikasikan seseorang ke dalam kelas-kelas tertentu sesuai dengan kemampuannya.
5. Bagi murid yang menyukai tantangan, peringkat dapat memacu semangat belajar.
6.Bagi guru, sistem peringkat memudahkan pengelompokan murid sesuai kemampuan sehingga metode pengajaran dapat disesuaikan.
Pandangan Kontra
1. Sistem peringkat dapat membuat sebagian murid menjadi tertekan atau stres karena merasa kalah bersaing dengan teman-temannya.
2. Perasaan tersebut dapat membuat murid semakin tidak bersemangat belajar dan memperoleh peringkat yang semakin rendah.
3. Nilai peringkat tidak selalu menunjukkan secara akurat tingkat pencapaian tujuan belajar siswa.
4. Hasil peringkat dapat dipengaruhi oleh kecurangan (misalnya menyontek), alat tes yang kurang valid, atau penilaian guru yang bersifat subjektif.
5. Pemberian peringkat tidak bermanfaat jika tidak dapat memetakan prestasi akademik dan keberhasilan belajar secara tepat.
6. Karena dampak negatifnya lebih banyak daripada manfaatnya, sebaiknya peringkat tidak dicantumkan di rapor.
7. Tujuan belajar adalah menguasai ilmu dan keterampilan, bukan membandingkan diri dengan orang lain.
8. Setiap anak harus dihargai apa adanya, bukan berdasarkan peringkatnya.
Resolusi
Melihat segi negatif yang lebih banyak daripada segi positif dari pemberian peringkat di rapor murid, kebijakan untuk tidak mencantumkan peringkat di rapor tampaknya dapat menjadi alternatif yang bijaksana. Hal ini mengingat bahwa tujuan belajar yang sesungguhnya adalah bagaimana murid dapat menguasai ilmu atau keterampilan yang diajarkan kepadanya, bukan untuk membandingkannya dengan anak lain. Oleh karena itu, jika tetap ingin memberi peringkat, hendaknya cukup diketahui secara pribadi oleh guru dan orang tua murid saja untuk keperluan khusus, bukan untuk membedakan besar kecilnya penghargaan kepada murid. Setiap anak harus dihargai apa adanya sesuai kelebihan dan kekurangannya."
Tidak ada komentar:
Posting Komentar